Welcome to my Blog, Happy reading and Jesus blessed

www.facebook.com/lucky.koloay

Saturday, January 07, 2012

Selembar Kertas Putih



Di tangan gw ada selembar kertas putih,terlihat bersih tanpa noda.gw jadi keingat sama ilutrasi yg pernah gw dengar dan baca.
Mungkin diantara sobat ada juga yg sudah tahu ilustrasi tersebut.

Gw ulangi ya....
Saat melihat kertas putih tanpa bernoda sudah pasti pandangan kita bersih dan lain sebagainya. Lalu gimana kalo kertas putih itu gw beri titik kecil...?!
Tentu fokus kita tidak lagi pada selembar kertas putih tapi pd titik hitam tersebut!Benar gak???walau gak semua akan. Fokus ke titik tersebut.

Banyak hal bisa diartikan dari ilustrasi diatas dan gw coba berbagi dg sobat dari pandangan gw:
Seringlah titik kecil itu menjadi penghalang,sehingga kita melupakan bahwa masih ada ruang kosong yang lebih besar.

Seringlah kita suka melihat kesalahan orang lain dari pada melihat kebaikannya.

Kita menganggap titik hitam itu kesalahan yang tak bisa diperbaiki lagi,padahal dengan satu titik itu bisa kita lanjutkan dengan kata2 atau gambar sehingga bisa dipandang atau menjadi lebih bermakna

Terlalu sering bagi kita menjadikan titik hitam itu sebagai suatu noda yang membuat kita harus membuangnya dan menggantikan lembaran yang baru.Kita selalu menganggap bahwa dengan hal yang baru kita bisa melupakan segala sesuatu,justru ketika kita menyelesaikan titik hitam itu,bagaimanapun hasilnya,setidaknya itu memberikan arti dan kesadaran,karena kita telah berusaha dan mencoba utk menyelesaikannya dan mengisi lembaran itu,sehingga kita tahu,itu tidaklah mudah!

Seringlahlah kita memfokuskan diri pada hal-hal yang tidak seharusnya,sehingga yang ada kita terlalu mempermasalahkan titik hitam itu atau ruang dari lembar putih yg belum bertinta.

Jangan pernah memandang sesuatu hanya dari satu sudut saja,atau terlalu fokus hanya kepada yg besar dan menyepelekan yang kecil.

Isilah/tulislah/gambarlah kertas putih itu dengan hal hal yang menyenangkan tapi tidak membinasakanmu

Friday, January 06, 2012

Luka yang membekas



Tahun 2011 kemaren,ada kejadian yang tak bisa dilupakan,bukan karena rasa sakit atau kecewa (walaupun awalnya ada,he he he) tapi karena kebaikan TUHAN yang luar biasa!

Kecelakaan motor yang harus saya alami,memang kejadiannya sudah berlalu dan sampai saat ini aku masih hidup dan menikmati hidupku,tapi apa yang terjadi menyisahkan pertanyaan bagi ku. Awalnya aku bertanya tentang apa dan mengapa semua itu terjadi,apalagi bila mengingat kejadian saat itu,rasanya bukanlah oleh kebodohan dan kesalahanku. Tapi seiring waktu yang berlalu,aku belajar utk tidak mengeluhkan semua itu tapi mengucap syukur karena aku masih hidup,maka itu telah menjawab semua pertanyaan diatas.

Memang, melupakan hal yang membekas dalam hidup kita rasanya sulit sekali,dan yang ada selalu adalah kekecewaan.

Saya bisa saja melupakan kecelakaan tersebut dan memang saya syukuri hal tersebut tatkala saya mendapati diri saya masih hidup,tapi luka yang membekas diwajah dan rasa sakit disiku tangan saya sesuatu yang tidak adil,apalagi trauma yang akhirnya harus saya hadapi ketika berada dikeramaian lalu lintas.

Tapi saya menyadari semua itu hanyalah sebuah penyiksaan terhadap diri saya sendiri,karena seakan saya tidak bisa menerima kenyataan ini.Walaupun saya bersyukur karena masih hidup tapi rupanya itu belumlah sepenuhnya.
Luka dan trauma itu masih menjadi bayang,sehingga menghalangi ku utk bertindak maju atau berbuat sesuatu.

Penerimaan akan apa yang terjadi dalam diri kita,dengan emosianal yang ada pada kita akan menghadirkan ketidakpuasan dan kekecewaan,tapi penerimaan akan karya YESUS dan menjadikan tujuan hidup kita itu untuk apa,menyadarkan saya bahwa itu bukanlah hal yg utama dan penting yang harus menjadi fokus hidup saya.

TWITTER UPDATES







All My Blogs

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog